Dicemarkan Nama Baiknya, Waket DPRD Tapteng Willy Silitonga Lapor Ke Polisi

Sabtu, 20 Juni 2020, 05:11 WIB
Oleh Agus Salim
Pimpinan DPRD dan Anggota DPRD Tapteng memberikan dukungan kepada Willy Silitonga
Tapteng, Delinewstv - Merasa nama baiknya dicemarkan dan menjurus fitnah, Wakil Ketua DPRD Tapteng Willy Saputra Silitonga (29) resmi melaporkan JSP (inisial,red) ke Polres Tapteng, Sabtu (20/06/2020).

Langkah ini diambil Legislator Muda asal Partai PDI Perjuangan disebabkan, tudingan kepada dirinya yang telah menjadi komsumsi publik.

“ Sebelum mengambil sikap ini, Saya sudah diberitahu oleh BKD DPRD Tapteng tentang adanya pengaduan seorang wanita terhadap dirinya. Dalam pengaduan tersebut Saya dituduh telah menodai wanita tersebut,” kata Willy Saputra di sela-sela pemeriksaan terhadap pelaporannya di Polres Tapteng hari Sabtu (20/06/2020) pukul 16.00 WIB.

Masih kata Willy “ Walaupun Saya merasa janggal dengan Laporan tersebut dikarenakan Surat Pengaduan atas nama Wanita tersebut tetapi yang mengantarkannya JSP mengaku sebagai Abang si Wanita. Nah, saat Saya baca di pemberitaan, nara sumbernya juga si JSP , “ lanjut Willy.

“ Dikesempatan ini jawaban saya sama dengan jawaban saat dipertanyakan BKD bahwa itu tidak benar dan merupakan Fitnah, “ kata Willy.

Willy Saputra menduga ini hanyalah permainan politik untuk menyingkirkan dirinya sebagai Anggota DPRD Tapteng dengan merusak nama baiknya dengan cara menghembuskan isu pelecehan wanita.

“ Saya duga ada skenario politik, selamat datang di dunia politik. Di sini saya jadi belajar bahwa segala upaya dilakukan oleh seseorang untuk menjatuhkan lawan politiknya. Yang tidak ada bisa menjadi ada. Saya tidak menuduh seseorang, bisa saja lawan politik beda partai dengan saya dan tidak menutup kemungkinan dari internal kami sendiri, kan .. bisa saja. Aneh menurut saya, dilaporan BKD disebutkan Saya berbuat begituan dari Tahun 2018 hingga 2019, kok baru sekarang di laporkan, “ pungkas Willy Silitonga.

Tetapi walaupun demikian, Willy Silitonga menghormati sikap dari BKD Tapteng yang menerima dan menanyakan langsung laporan ini kepada dirinya.

“ Yang membuat Saya tidak berterima, kok jadi komsumsi publik. Kalau toh ingin publik mengetahui mengapa harus mengadu ke BKD ? Ini kan jelas ada skenario politik, “ kata Willy Saputra.

Terlihat, hampir seluruh anggota DPRD Kabupaten Tapteng termasuk Ketua DPRD Khairul Kiyedi dan Ketua BKD Syahrum Pasaribu ikut menemani Willy Silitonga membuat Laporan di Polres Tapteng.

Sementara anggota DPRD Tapteng dari rekan separtainya, Partai PDI Perjuangan terlihat setia menemani Willy Silitonga. Terpantau, Anggota DPRD dari PDI Perjuangan tersebut Camelia Sinurat dan Marudut Siregar.

Laporan dari Willy Silitonga diterima Ka SPKT Polres Tapteng Aiptu Dariaman Saragih dengan Surat Tanda Terima Laporan Polisi ( STTLP ) Nomor : STTLP/137/VI/2020/SU/RES TAPTENG tertanggal 20 Juni 2020.

Waket DPRD Tapteng Willy Silitonga di dampingi Ketua DPRD Khairul Kiyedi Pasaribu dan Ketua BKD Syahrum Pasaribu beserta Anggota DPRD Tapteng memperlihatkan STTLP laporan nya di Polres Tapteng

Sementara itu Ketua DPRD Khairul Kiyedi Pasaribu juga menyatakan mendukung sikap Willy Saputra Silitonga menempuh jalur hukum atas dugaan pencemaran nama baiknya dan nama baik Lembaga DPRD Kabupaten Tapanuli Tengah.

“ Betul ada pengaduan di BKD Tapteng terhadap Willy Silitonga. Tetapi saat BKD masih dalam tahap mencari keterangan dari Willy kok sudah menjadi komsumsi publik ? Sah sah saja masyarakat mengadu atas sikap kelakuan dari Anggota DPRD. Tetapi seharusnya berilah juga BKD kesempatan untuk meneliti dan mengambil solusinya ? Beda kalau BKD menolak pengaduan tersebut, “ tegas Khairul Kiyedi Pasaribu di dampingi Ketua BKD Syahrum Pasribu dan beberapa anggota DPRD.

“ Kami sangat menyesalkan hal ini dan mendukung Willy Silitonga menempuh jalur hukum,” pungkas Khairul Pasaribu.

Tak hanya Willy Silitonga yang akan menempuh jalur hukum, Ketua DPRD dan Ketua BKD juga akan membuat laporan ke Polisi.

“ Kami juga akan membuat laporan. BKD telah dikangkangi dan dilecehkan. BKD adalah alat kelengkapan DPRD yang bersifat tetap. BKD belum lagi memanggil dan meminta keterangan dari Pelapor kok sudah jadi komsumsi publik ? “, tegas Khairul Kiyedi diamini Syahrum Pasaribu.

Hingga berita ini diterbitkan, Willy Silitonga masih memberikan keterangan di ruang Reskrim Polres Tapteng. (Agus Tanjung)

TerPopuler