Cegah Corona, Pemkab Humbahas Fokuskan Himbauan Pada Warganya

Jumat, 03 April 2020, 23:15 WIB
Oleh moltoday.com
Foto : Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Humbahas - B. Nababan
Humbahas, Delinewstv – Cegah penyebaran Covid-19 yang begitu cepat, Pemerintah Daerah Kabupaten HumbangHasundutan (Humbahas) memfokuskan memberikan himbauan-himbauan pada warganya.

Terkait Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) serta Lockdown, Bupati Humbang Hasundutan, Dosmar Banjarnahor,SE memberikan pemaparan kepada beberapa awak media di Posko penanganan Covid-19, Jalan Merdeka Dolok Sanggul bersama- sama dengan Sekda Drs.Tonni Sihombing.M.Si, Asisten I Bidang Pemerintahan Maden Sihombing.MM dan juga Kasat Pol-PP Edi Sinaga pada Jumat (3/4).

Dalam penjelasannya, Bupati menyampaikan, pemerintah telah menetapkan Covid-19 sebagai jenis penyakit dengan faktor resiko yang menimbulkan kedaruratan kesehatan masyarakat dan oleh karenanya, Pemerintah menetapkan status kedaruratan kesehatan masyarakat.

Pemerintah RI, telah memutuskan dalam Rapat Kabinet bahwa opsi yang dipilih yakni Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), sesuai UU dan PSBB tersebut ditetapkan oleh Menkes RI yang berkoordinasi dengan Kepala Gugus Tugas Covid19 dan juga kepala daerah dengan dasar hukum Undang Undang No.6 tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan .

Lebih lanjut ditambahkan Bupati, Pemerintah RI juga sudah menerbitkan Peraturan Pemerintah tentang pembatasan sosial berskala besar dan Keputusan Presiden, penetapan kedaruratan kesehatan masyarakat dalam melaksanakan amanat UU .

Dengan terbitnya PP ini semuanya sudah jelas, setiap Kepala Daerah diminta tidak membuat kebijakan sendiri sendiri yang tidak terkoordinasi, seluruh kebijakan daerah harus sesuai dengan peraturan, yang berada dalam koridor Undang- Undang dan PP serta Kepres, agar Undang Undang PSBB dapat berlaku dan terukur secara efektif dan mencapai tujuan mencegah meluasnya wabah corona yang sangat meresahkan negara.

Untuk itu Bupati menyampaikan bahwa kabupaten Humbang Hasundutan sendiri belum pada posisi PSBB, kita hanya melaksanakan sebatas himbauan kepada masyarakat, yang mana dalam himbauan tersebut terdapat 5 item yang berbeda .

Sebelum adanya PSBB semua orang dikarantinakan. "Sebenarnya karantina itu bahasa Inggrisnya Lockdown, tapi karena Presiden RI telah menyampaikan hari Selasa yang lewat, maka lockdown tersebut sudah kita cabut dan yang dipakai hanya himbauan, karena PSBB belum bisa kita lakukan , karena belum ada surat yang kita buat dan kita ajukan ke Gugus Propinsi.

Lebih lanjut Bupati menjelaskan, bagi mereka yang melaksanakan kegiatannya di pasar, kita tidak bisa menghalanginya, karena mereka mencari nafkah untuk kebutuhan hidup rumah tangganya."Jauh sebelumnya telah kita himbau, tidak akan mungkin seluruh petugas kita arahkan untuk mengawasi semua orang , yang penting himbau sudah kita laksanakan secara jelas, detail dan terukur.

Sedangkan untuk Dana Desa sendiri dalam membantu penanganan covid 19 harus dilakukan oleh seluruh Kepala Desa, dan untuk jumlah dananya belum bisa kita tentukan berapa persen yang harus dikeluarkan, semua itu ada skala prioritasnya yakni penangganan Covid-19 dan ketahanan pangan .

Masalah tindakan tidak ada , hanya saja Pemkab tetap mensosialisasikan himbauan tersebut sampai tidak habis habisnya, sampai virus corona musnah dimuka bumi yang kita cintai bersama-sama , untuk itu saya mengharapkan kepada para seluruh media, agar dapat membantu memberitakan hal hal yang penting dan janganlah memberitkan sesuatu yang tidak penting sehingga mengundang polemik-polemik di tengah tengah masyarakat dan akhirnya Pemkab dipersalahkan.

Oleh sebab itu, kita tidak boleh gegabah dalam merumuskan strategi, semuanya harus dihitung, dikalkukasikan dengan cermat, dan inti kebijakan pemkab Humbahas sudah sangat jelas dan tegas . pungkasnya.

Reporter : B.Nababan

TerPopuler