Tidak Dipenuhi Permintaannya, Sanggam Bakar Rumahnya Sendiri di Taput

Senin, 30 Maret 2020, 02:57 WIB
Oleh moltoday.com
Foto : Sanggam Hutagalung (40) pelaku pembakar rumahnya, Senin (30/3)
Reporter : Panji HS

Tarutung, Delinewstv – Seorang pria berusia 40 tahun membakar rumahnya sendiri yang terletak di Huta Lumban Panopa Desa Parbubu II Kecamatan Tarutung, Tapanuli Utara, Senin (30/3).

Kejadian sekitar pukul 09.00 WIB mengakibatkan, 6 pintu turut terbakar akibat rembetan dari rumah miliknya yang dibakar, bahkan ada yang rata pada tanah.


Dari informasi yang dihimpun awak media rumah-rumah yang turut terbakar yakni, satu pintu rumah milik Raima Boru Tobing  (87), orang tua SH sendiri dan rumah Pima Lumbantobing  (45)  habis terbakar rata dengan tanah, rumah Bernat Lumbantobing (84) dan rumah Oloan Lumbantobing (50) habis  terbakar setengah atau rusak berat, sedangkan dua rumah lagi milik Jontan Lumbantobing (75) dan Harada Tobing (75) mengalami rusak ringan.


Kapolres Tapanuli Utara, AKBPHoras Silaen melalui Kasubbag Humas W.Baringbing, membenarkan peristiwa tersebut.

“Dari hasil penyelidikan kita di lapangan, bahwa SH yang berusia (40 ) itu membakar rumahnya karena sedang sakit atau mengalami gangguan jiwa, “ kata Baringbing.


Baringbing juga mengatakan, keterangan tersebut juga diakui orang tua Pelaku (RT) dan beberapa tahun yang lewat SH sudah pernah dipasung namun dilepas kembali.

Dari keterangan lanjut dari orang tua Pelaku, Baringbing menambahkan, Pelaku membakar rumahnya sendiri akibat orangtuanya menolak permintaan Pelaku (Sanggam Hutagalung).

   
“Berawal pagi hari, Pelaku meminta uang pada orang tuanya, namun tidak diberikan, dengan alasan setiap hari selalu begitu saja, “ ucap Baringbing.

Masih kata Baringbing, karena tidak diberikan permintaan nya, lalu SH mengambil mancis, dan membakar kain yang ada di rumah sehingga api menjalar dengan cepat dan membakar rumah yang kemudian merembet kerumah tetangga.

Setelah rumah terbakar, SH pun melarikan diri. Oleh karena orang tua SH sudah, Ianya pun tidak mampu untuk memadamkan api, hanya ia bisa keluar dari rumah untuk meminta pertolongan tetangga.

Rumah yang terbuat setengah permanen itu pun cepat di lalap api, dimana dingding rumah terbuat dari papan dan sudah tua.

Warga tidak sanggup untuk memadamkan api, lalu menghubungi pemadam kebakaran dari Tarutung.

Sekitar 30 menit terjadi, petugas dari Polres Taput dan Damkar pun tiba di TKP, api pun bisa di padamkan.

Dalam peristiwa tersebut, tidak ada korban jiwa, namun kerugian materiil di perkirakan 500 juta rupiah.

TerPopuler