Simerah Mengamuk, Rumah Pengecer Pupuk Rata Dengan Tanah di Taput

Kamis, 19 Maret 2020, 08:12 WIB
Oleh moltoday.com
Ket foto : Tampak rumah milik Darwin Simamora rata dengan tanah dilalap api, Kamis (19/3)

Reporter : Panji HS

Taput, POLICELINE – Jilatan api tak terelakkan, Darwin Simamora (45) pasrah meratap rumah yang sekaligus sebagai kios pengecer pupuk bersubsidi miliknya di Dusun III Desa Lumban Silintong Kecamatan Pagaran Kabupaten Tapanuli Utara, rata dengan tanah.

Dari informasi warga yang dihimpun awak media, kejadian tersebut diperkirakan sekira 16:30 WIB sore pada Kamis, 19 Maret 2020 tadi.

Kapolres Taput melalui Kasubbag Humas Aiptu W.Baringbing , membenarkan peristiwa tersebut.

Baringbing menjelaskan , bahwa saat kebakaran terjadi , rumah tidak dihuni oleh pemiliknya, karena sedang bekerja di kebunnya yang berjarak sekitar 3 km dari rumahnya.
“ Pertama sekali mengetahui terjadinya kebakaran tersebut adalah Rohani Manalu (saksi), saat itu saksi sedang bekerja di kebunnya tepat di belakang rumah korban yang terbakar, “ kata Barimbing.

Lanjut Barimbing memaparkan sesuai keterangan saksi, saat bekerja di kebunnya tepat di belakang rumah korban, Ianya melihat asap tebal keluar dari rumah bagian belakang. Merasa curiga, lalu saksi mendekat dan api pun muncul. Melihat hal tersebut,  saksi pun berteriak minta tolong pada warga sekitar.

“ Setelah mendapat informasi dari warga, Personil langsung ke lokasi kejadian dan langsung bersama warga berusaha mencoba memadamkan api, namun tidak mampu, selanjutnya menghubungi Damkar dari Tarutung, “ sambung Barimbing.   

Diperkirakan Damkar tiba di lokasi kejadian berkisar 1 jam, namun rumah dan isinya sudah sempat hahis terbakar.

Saat pemilik rumah tiba tempat, Ianya  tidak bisa berbuat apa-apa, karena api pun cepat membesar melalap rumah semi permanen tersebut.   

“ Tidak ada korban jiwa, namun isi rumah dan pupuk sebagai barang jualannya habis terbakar. Kerugian sementara diperkirakan dua ratus jutaan rupiah, “ sebut Barimbing pada awak media.

“ Kita sudah melakukan olah TKP,  membuat police line untuk mengamankan TKP,  dan meminta keterangan sejumlah saksi-saksi serta melakukan penyelidikan penyebab kebakaran tersebut, “ pungkas Barimbing

TerPopuler