-->

Hadapi Kelangkaan Masker Antisipasi Covid-19, Kota Wisata Rohani Fungsikan Bahan Baku Nenas

Minggu, 22 Maret 2020, 07:50 WIB
Oleh moltoday.com

Ket foto : UPT BLK Taput Ciptkan Alkhol Bahan Masker dari Permentase Nenas, Sabtu (21/3)
Published: Panji

Taput, Delinewstv –  Suatu inovasi dan kreativitas dalam memenuhi kelangkaan masker dan hand sanitizer sebagai alat pelindung diri untuk antisipasi penyebaran Virus Corona, Pemkab Taput melalui UPT Balai Latihan Kerja (BLK) menciptakan alkohol sebagai bahan baku Hand Sanitizer serta memproduksi masker.

Kedua hasil buah tangan dari pekerja BLK itu akan dibagikan langsung kepada masyarakat Tapanuli Utara.
" Kita akan terus  membuat langkah -langkah taktis untuk mencegah pencemaran virus Corona di Tapanuli Utara," ujar Bupati Taput Drs.Nikson Nababan, MSi saat mengunjungi UPT. BLK Silangkitang Kecamatan Sipoholon Taput, Sabtu, (21/3) 2020.

Alat Pelindung Diri seperti masker, hand sanitizer sudah sulit ditemukan kerena sangat langka di Tapanuli Utara.

" Terima kasih buat pekerja binaan BLK Silangkitang  yang telah membuat terobosan dengan berhasil menciptakan alkohol untuk sanitizer dan masker dari kain. Semua itu  demi kenyamanan masyarakat Tapanuli Utara supaya terhindar dari serangan Virus Corona," ujar Nikson Bupati Tapanuli Utara.

Nikson menyebutkan, hand sanitizer dalam kemasan botol kecil dan masker ciptaan BLK akan langsung dibagikan kepada masyarakat.
" Usai nanti diproduksi kita akan distribusikan kepada masyarakat," katanya.

Kadis Tenaga Kerja Tapanuli UtaraSophian Simanjuntak mengatakan pembuatan alkohol sebagai bahan baku hand sanitizer sangat ekonomis.
Hasil permentasi nenas dicampur  ragi dan gula, selanjutnya diproses dalam tabung penguapan dan menghasilkan alkohol berkadar 90 persen.

" Satu buah nenas bisa menghasilkan satu liter alkohol dengan kadar 90 persen. Sangat ekonomis bila kita membeli alkohol satu liter dari apotek," kata Sophian.

Dan juga masker yang dikerjakan peserta balai dari bahan kain Rosella. “ Saat ini kita akan produksi 600 buah, dan kita akan produksi guna menyikapi kelangkaan APD," ujarnya.

TerPopuler